Bayangkan bagaimana rasanya hidup dan bekerja di dunia kita pada tahun 2030 dan seterusnya. Mungkin, berkat kemajuan dalam extended reality (XR), istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan teknologi imersif yang dapat menggabungkan dunia fisik dan virtual, Anda mungkin dapat berbelanja rumah baru di mana saja di dunia seolah-olah Anda benar-benar berada di- situs atau pergi makan siang di tanah yang jauh. Pada tahun 2022, pasar XR diperkirakan akan mencapai $209 miliar, delapan kali lipat dari sekarang. Pertumbuhan yang luar biasa ini dapat berarti bahwa realitas kehidupan kita di tahun 2030 berada di luar kemampuan imajinasi kita untuk memahami.
Namun, sebenarnya XR itu apasih? Kok bisa se-valuable itu di masa depan? Kali ini kita akan membahasnya. Yuk, kita simak bersama!
Apa Itu Extended Reality?
XR adalah istilah umum yang muncul untuk semua teknologi imersif. Yang sudah kita miliki saat ini—augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan mixed reality (MR) ditambah yang masih harus dibuat. Semua teknologi imersif memperluas realitas yang kita alami dengan memadukan dunia virtual dan "nyata" atau dengan menciptakan pengalaman yang sepenuhnya imersif. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa lebih dari 60% responden percaya XR akan menjadi mainstream dalam lima tahun ke depan. Untuk mendapatkan gambaran XR yang lebih baik, mari kita ulas masing-masing teknologi yang ada saat ini.
Extended reality, atau singkatnya XR, mencakup realitas virtual (VR), realitas tertambah (AR), dan realitas campuran (MR) dan mengacu pada penggunaan teknologi untuk menciptakan pengalaman digital yang lebih mendalam. Dalam praktiknya, XR digunakan untuk meningkatkan keterlibatan merek, membiarkan pelanggan mencoba sebelum membeli, meningkatkan layanan pelanggan, membuat pembelajaran di tempat kerja lebih efektif, dan meningkatkan proses organisasi lainnya.
Kelebihan dan Kekurangan Extended Reality?
1. Kelebihan
- Memungkinkan pembelajaran pengalaman yang aman — Pelatihan XR menciptakan ruang pelatihan yang aman untuk pembelajaran pengalaman di mana pelajar dapat berlatih mengambil risiko dan belajar dari kesalahan mereka.
- Latihan hard dan soft skill yang realistis — Dengan teknologi XR, pelajar dapat mengembangkan hard skill mereka (misalnya mengoperasikan dan memperbaiki peralatan) dan soft skill (misalnya komunikasi dan empati) melalui interaksi yang realistis dengan orang dan peralatan.
- Nyaman untuk diskalakan dan digunakan kembali — Dengan XRS dan opsi akses tambahan, organisasi dapat dengan mudah menskalakan pelatihan XR mereka di seluruh organisasi mereka dan menggunakan kembali konten sebanyak yang diperlukan.
- Mengumpulkan metrik utama yang membantu menentukan ROI — XRS membantu organisasi mengumpulkan metrik pelatihan utama yang mengukur retensi pengetahuan dan menunjukkan apakah investasi mereka memiliki ROI yang terukur.
2. Kekurangan
- Biaya pengembangan dan peralatan di muka yang tinggi — Mengingat bahwa XR adalah teknologi yang lebih baru di ruang pelatihan, mungkin ada biaya pengembangan dan peralatan di muka yang lebih tinggi dibandingkan dengan modalitas pembelajaran yang lebih tradisional.
- Risiko kesehatan dan efek samping — Teknologi AR dan VR dapat menimbulkan risiko kesehatan tertentu bagi pelajar, seperti mual, sakit kepala, dan ketegangan mata.
- Kemajuan teknologi dan pembaruan sesekali — Seperti halnya teknologi terbaru lainnya, XR tunduk pada pembaruan perangkat keras dan perangkat lunak sesekali.
Implementasi XR di Dunia Modern
Tahukah Anda bahwa pelatihan dengan teknologi extended reality (XR), termasuk virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan mixed reality (MR), dapat membuat karyawan 70% lebih efisien dalam menjalankan perannya?
Extended reality (XR) mengubah pelatihan seperti yang kita kenal. Karena semakin banyak organisasi di seluruh dunia menyadari manfaat pelatihan XR, inilah saatnya bagi tiap perusahaan untuk mempertimbangkan penggunaan fasilitas XR di tempat mereka. Tidak hanya untuk keperluan penjualan, XR dapat digunakan untuk membangun skill bagi para karyawan suatu perusahaan. Sangat menguntungkan sekali bukan?
XR juga menawarkan cara yang menarik dan sepenuhnya baru bagi orang-orang untuk mengalami dunia di sekitar mereka. Teknologi XR telah menemukan aplikasi yang sangat nyata di dunia kita, dan kemungkinan besar akan mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi secara dramatis. Faktanya, pengalaman AR berbasis seluler, seperti aplikasi Pokemon Go, menghasilkan pendapatan global lebih dari $3 miliar pada tahun 2018. XR juga merupakan antarmuka pengguna ke dalam metaverse, gagasan tentang alam semesta virtual di mana kita bisa menjadi siapa pun atau apa pun yang kita inginkan. mau, sambil menjelajah dunia digital game, meeting, pergi ke acara, atau apa saja seperti film 'Ready Player One'.
image sources from freepik, google, and istock
content sources from forbes and roundtable



Comments
Post a Comment